Annyeonghaseyo! Mian, gua udah lama Hiatus .__. Tapi tenang,
sekarang gua udah balik lagi ^^
Apa kabar chingudeul ^^)/
Gua mau cerita sedikit nih, Kemarin gua ada pelajaran
Fisika, di ajarin sama Guru gua, beliau bernama Ibu Indah ^^
jadi
ceritanya Cuma lagi ngobrol-ngobrol sedikit. Sampe akhirnya masuklah ke
pembahasan Jari Tangan (?). beliau suruh gua rentangin ke lima jari tangan ke
muka meja. Terus dia Tanya, “Ki, lebih panjang Jari manis kamu apa Jari
Telunjuk kamu?” pada akhirnya gua jawab “Yang jari manis bu” abis itu dia
bilang deh “kamu lebih pinter di bahasa & Seni di banding matematika Ki!”. Dan
gua Tanya dong, “kok bisa gitu bu” dan dia malah nyuruh gua oprak-oprak buku
matematika kelas satu. -___-
di sana di tulis bahwa yang jari Manisnya lebih panjang
di bilang lebih pinter dalam Matematika sedangkan yang lebih panjang jari
Telunjuk lebih pintar di bahasa dan Seni
pada akhirnya gua juga malah oprak-oprak mbah Google biar
lebih tau kejelasan kenyataan-kenyataan di balik
panjang/pendeknya jari telunjuk & jari manis …
“Perbandingan panjang antara jari telunjuk dan jari manis
berhubungan dengan kondisi hormonal saat berada dalam kandungan dan tentunya
akan mempengaruhi kepribadian seseorang saat tumbuh dewasa” (Cr.detik.com)
Saat baca itu gua langsung bongkar file-file Super Junior gua, cari foto member SJ dengan
Tangannya… Berikut Hasil yang gua dapet
Secara Ilmiah,seseorang dengan Panjang Jari Telunjuk…
"Hasil penelitian kami menunjukkan adanya hubungan
antara testosteron tinggi dan pengambilan risiko dalam 3 bidang, yaitu
rekreasi, sosial dan finansial," jelas Eric Stenstrom dari Concordia
University, Kanada, dilansir Telegraph.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dengan jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk memiliki kadar hormon testosteron yang lebih tinggi daripada pria dengan jari telunjuk lebih panjang.
Hal ini karena kondisi hormon testosteron yang tinggi pada pre-natal (sebelum lahir) tidak hanya mempengaruhi perkembangan otak janin, tetapi juga memperlambat pertumbuhan jari telunjuk relatif terhadap empat jari lainnya kecuali jempol.
Dan kadar testosteron tinggi akan membuat pria cenderung memiliki sifat lebih berani mengambil risiko dalam membuat keputusan.
Keberanian rekreasional antara lain ditunjukkan dengan memilih jenis olahraga yang menantang, keberanian sosial dengan pergaulan yang luas, sedangkan keberanian finansial paling tampak ketika bermain saham.
Menurut Stenstrom, penelitian sebelumnya juga telah mengaitkan antara kadar testosteron tinggi dengan perilaku berisiko dan kesuksesan finansial.
"Orang dengan testosteron tinggi akan berani ambil risiko terutama dalam bermain saham, sehingga lebih berpotensi menjadi orang kaya di kemudian hari. Selain itu, orang dengan sifat seperti ini juga banyak disukai wanita," jelas peneliti utama, Professor Gad Saad.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences.”
(Cr: detik.com)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria dengan jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk memiliki kadar hormon testosteron yang lebih tinggi daripada pria dengan jari telunjuk lebih panjang.
Hal ini karena kondisi hormon testosteron yang tinggi pada pre-natal (sebelum lahir) tidak hanya mempengaruhi perkembangan otak janin, tetapi juga memperlambat pertumbuhan jari telunjuk relatif terhadap empat jari lainnya kecuali jempol.
Dan kadar testosteron tinggi akan membuat pria cenderung memiliki sifat lebih berani mengambil risiko dalam membuat keputusan.
Keberanian rekreasional antara lain ditunjukkan dengan memilih jenis olahraga yang menantang, keberanian sosial dengan pergaulan yang luas, sedangkan keberanian finansial paling tampak ketika bermain saham.
Menurut Stenstrom, penelitian sebelumnya juga telah mengaitkan antara kadar testosteron tinggi dengan perilaku berisiko dan kesuksesan finansial.
"Orang dengan testosteron tinggi akan berani ambil risiko terutama dalam bermain saham, sehingga lebih berpotensi menjadi orang kaya di kemudian hari. Selain itu, orang dengan sifat seperti ini juga banyak disukai wanita," jelas peneliti utama, Professor Gad Saad.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences.”
(Cr: detik.com)
Anda beresiko terkena penyakit kanker payudara atau
serviks. Wanita berusia 35-75 tahun yang menderita kanker payudara biasanya
memiliki ukuran jari telunjuk lebih panjang. Para peneliti menduga hal itu
terkait dengan paparan estrogen di dalam kandungan. Hormon itu diketahui
terkait dengan perkembangan kanker payudara.
Lalu untuk orang yang jari telunjuk lebih panjang dari
jari manis bisa terkena Penyakit jantung: “Makin panjang ukuran jari manis,
makin rendah risiko Anda terkena serangan jantung di usia muda,” kata Profesor
Manning. Ia berpendapat hormon testosteron bermanfaat untuk melindungi jantung.
Selanjutnya terkena Bulimia. Bulimia adalah kelainan cara
makan yang terlihat dari kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus
menerus. Bulimia adalah kelainan pola makan yang sering terjadi pada wanita.
Kelainan tersebut biasanya merupakan suatu bentuk penyiksaan terhadap diri
sendir. “Kaum wanita lebih sering menderita bulimia dibanding pria dan fakta
bahwa ukuran jari telunjuk yang panjang terkait bulimia makin menunjukkan bahwa
hal ini berhubungan dengan paparan estrogen dalam kandungan,” kata Profesor
Maning.
Seseorang dengan Jari manis yang lebih Panjang …
Para peneliti menyebutkan pria yang punya jari manis
lebih pendek daripada jari telunjuk akan lebih mampu bertahan hidup dan sembuh
dari penyakit kanker prostat.
Seperti yang dilansir dari
Daily Mail (16/08), pernyataan tersebut berdasarkan hasil tes yang
telah dilakukan oleh para peneliti. Yaitu, pria dengan jari manis pendek lebih
merespon obat anti tumor selama perawatan. Peneliti pun menduga pria dengan
jari manis pendek punya kadar hormon testosteron lebih sedikit. Seperti yang
telah diketahui, hormon tersebut adalah pemicu pertumbuhan tumor prostat.
Beberapa penelitian sebelumnya sudah sering menyebutkan
ada hubungan antara panjang jari dengan kondisi kesehatan seseorang. Perbedaan
panjang jari itu sendiri sebenarnya ditentukan dari penerimaan hormon
testosteron selama bayi masih ada dalam kandungan.
Sementara itu, pria biasanya punya jari manis lebih
panjang dan wanita memiliki ukuran jari manis dan telunjuk yang hampir sama.
Namun panjang jari bisa bervariasi dari satu ke orang yang lain.
"Penelitian tentang panjang jari ini bisa
dimanfaatkan untuk memprediksi respon pengobatan tertentu bagi pasien kanker
prostat," tulis peneliti dalam British Journal of Urology.Selain
menentukan kondisi kesehatan, ilmuwan dari Inggris juga menemukan hubungan
antara panjang jari seseorang dengan kemampuan berlari. Misalnya, pria dengan
jari manis lebih panjang dari telunjuknya termasuk sprinter
atau pelari yang baik.
(Cr. merdeka.com)
“Peneliti dari Universitas Nottingham menemukan orang yang
jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk beresiko dua kali lipat
menderita osteoarthirits di bagian lututnya. Osteoarthritis adalah penyakit
yang merupakan bagian dari arthritis, penyakit ini meyerang sendi terutama pada
tangan, lutut dan pinggul. Tim peneliti menyimpulkan hal itu setelah mengukur
jari-jari sebanyak 2.000 orang”
Dalam penelitian yang dilakukan Profesor Manning terhadap
200 orang di University of Liverpool, ditemukan orang yang jari manisnya
panjang cenderung lebih mudah terkena flu. “Hormon testosteron berpengaruh pada
sistem imun tubuh sehingga seseorang lebih mudah terpapar infeksi,” ungkapnya
Beberapa penelitian menunjukkan orang dalam kelompok jari
manis panjang beresiko lebih tinggi menderita autisme atau ADHD. Autisme adalah
gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak, yang gejalanya sudah
timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun.
Kabar baiknya, orang yang jari manisnya panjang cenderung
tidak merokok. “Ini karena hormon testosteron berkaitan dengan tipe orang yang
ekstrovert. Sementara itu kebiasaan merokok biasanya dilakukan orang yang
introvert,” kata Profesor Manning.
Menurut Profesor John Manning, ahli biologi University of
Swansea, ada bukti-bukti bahwa orang yang menderita anoreksia biasanya punya
ukuran jari manis yang panjang. Anoreksia adalah gangguan makan yang ditandai
oleh penolakan makanan yang mengakibatkan berat badan berkurang sampai ke
tingkat yang membahayakan.
(Cr. marketing.co.id)












0 comment:
Posting Komentar