Cast: Lee Sung Min : Super Junior Member
Lee HyukJae : Super Junior Member
Park JaeMa : ELF member
Jang Mi kyung : ELF member/jaemma chingu
ELF : Super Junior fanbase
Super Junior : boy band
genre: romance & friendship
author: Lylo ^^
****************************************************************
Sungmin pov
@babtol’s cafe
Ku jentikan jari-jariku pada muka meja,berharap dia akan secepatnya datang
Tiap detik berganti,ku periksa ponselku.. berharap ada kabar dari gadis itu.
Gadis yang sejak dulu ku tunggu,gadis yang selalu tersenyum manis di hadapanku,
Gadis perebut hatiku... ^w^
“SungMin~ah!!” sesosok putri hawa,menghampiriku dengan senyum manisnya.
Rambut yang sengaja di buat ikal di hiasi pita merah muda. “mianhae,sebelumnya aku harus ke gere~”
“aku tahu,”aku tersenyum kecil “itu yang membuat mu spesial di mataku”
“ng?” ia memandangku bingung
“duduklah,” seperti biasa,ku pasangkan wajah aegyoku di hadapan para gadis
“itu tak dapat membuatku meleleh” gadis di hadapanku tersenyum simpul
“biasanya para gadis meyukai itu” ku balas senyum manisnya “kau ingin pesan apa?”
Tanyaku sambil menyodorkan buku menu
“aku sudah makan di dalam apartemenku” JaeMa mendorong buku menunya kembali ke hadapanku... fieuff,,gadis itu masih terlihat anggun saat terakhir kalinya aku meninggalkan bangku SMA
“SungMin~ah!” panggilnya
“ne?” jantungku makin berdetak tak karuan saat ia memanggil namaku
“sebenarnya untuk apa kau mengajakku ke lestoran ini?” JaeMa mengerti jika makanan di tempat ini sangat mahal,di tambah lagi ia juga mengerti jika aku bukanlah SungMin yang dulu.. SungMin yang bebas pergi bersamanya
“kenapa? Apa kau tak nyaman berada di sini?” tanyaku tanpa memandangnya
“anni,tapi kurasa ada hal yang ingin kau katakan..” wajahnya mulai mendakati pandanganku “jika tidak,kau tak akan mungkin membuang waktumu karna hanya ingin mengucapkan beberapa patah kata” JaeMa kembali tersenyum “apa ada sesuatu yang bisa ku bantu?
“eum.. biar ku luruskan semuanya” tanganku menarik tangannya,membiarkan dia duduk di sampingku “ehm,,sa~saranghae”
“mii..minni~ah!”wajahnya berubah datar “apa yang barusan kau katakan”
“apa aku salah?” pandanganku berpaling darinya “aku ini laki-laki,apa aku tak boleh untuk di cintai dan mencintai?”
“bu..bukan...bukan itu,tapi kenapa kau memilih aku?” gadis itu menunduk kaku “aku tak pantas memiliki hatimu”
“justru kau yang paling pantas memiliki hatiku,” perlahan kupegang tangannya “jadilah miliku” ucapku memohon
“eum..” gadis itu menuduk pelan “aku lebih pantas jadi sahabatmu”
Aku berusaha mendesak,mendesak agar ia mengakui perasaannya“ini ucapanku yang terakhir,jika kau menolak aku akan pergi dari kehidupanmu” perlahan tanganku menggapai tangan JaeMa dan menempatkannya di dadaku “saranghae JaeMa~ya!”
JaeMa melepaskan peganganku,, ia bangkit dan meninggalkan aku dari meja makan,perlahan aku menunduk dan mencoba meratapi kegagalan cintaku untuk kesekian kalinya.. “bodohnya aku~!”
aku mendengar langkah kaki itu kembali,akh... aku rasa itu hanya hayalan semu,
bagaimana mungkin dia bisa memaafkan kata-kata konyolku barusan... dengan cepat aku dapat merasakan pelukan hangat,entah siapa ini.. tapi ku rasa ini,ini gadisku,dengan anggunnya ia melepaskan pelukannya,wajahnya yang penuh goresan make up mendekat ke daun telingaku,dan mengucapkan sesuatu kata yang terindah yang pernah ku dengar dalam hidupku “I Love You” ^v^
_____
Author pov
A fiew moment a go
@sungmin school’s
SungMin menyandarkan tubuhnya pada dinding ruangan kelas,mencoba mengeluarkan sisa tenaganya dengan meninju lantai di dekatnya
“SungMin~ah!!” JaeMa yang sejak tadi memcari SungMin menemukan namja itu terlihat lusuh dengan penuh keringat di wajahnya
“apa aku sehina itu,” pandangannya menatap penuh ke arah JaeMa “aku memang tidak setampan dirinya,aku tidak sekaya dirinya,ak~” ucapan SungMin terpotong saat JaeMa mendekap tubuhnya.
“dia yang tak pantas mendapatkanmu” dengan lancar kata itu meluncur dari mulutnya..
SungMin yang mendengar ucapan gadis itu terdiam dan hanya terseguk
“suatu saat nanti gadis itu akan menyesali semuanya” JaeMa makin mengeratkan pelukannya.mendengar perkataan JaeMa membuat SungMin mersakan kelegaan di hatinya,dengan tenaga yang mulai terkuras habis SungMin berhasil membalas pelukan JaeMa
_____
Park jae ma pov
Aku berjalan lunglai kedalam apartemen.merebahkan badanku pada sofa mungil di sudut ruangan.berkali-kali aku memaksakan mata ini untuk terpejam,namun sulit rasanya mengatur organ ini.
Ddrrrrttt~!!
Ponselku bergetar pelan
From: Mi Kyung Eonnie
Saeng,kau benar-benar datang kan?
Cepatlah,aku menunggumu...
“ahh~!!” ku pukul kepalaku “aku lupa...” aku bangkit dari sofa dan berlari menuju kamar mandi
*****
@beer zone
“Eonnie~!!” sapaku pada wanita berumur 23 tahun,yang sangat mengagumi KyuHae
“akh... kenapa kau lama sekali” seseorang di depanku memasang wajah garang sambil membuka laptop miliknya “aku memikirkan project ini semalam”
aku melangkah mendekatinya “project apa?” ucapku penasaran
“semalam aku membuat beberapa lagu untuk para elf,” ia menyampingkan laptopnya, agar aku mudah melihat layar pada laptop “kau boleh memilih lagu yang paling kau suka”
“Eon,ini untuk apa?” tanyaku bingung
“ingatkah dua minggu lagi mereka akan konser di NohWon” MiKyung memamerkan tiket super show 3,dan aku hanya mengangguk di buatnya “aku berharap elf akan menyanyikan lagu untuk mereka”ia kembali memandangku dengan nanar bahagianya
“woaa.. Eon~! idemu bagus” aku tersenyum manis “siapa yang akan menyanyikan lagunya?”
“semua elf yang berada di dalamnya” MiKyung membalas senyumanku “aku ingin tahu,apa jadinya jika 17000 orang bernyanyi untuk mereka,,” aku dapat melihat wajahnya berbinar-binar sekarang “mereka pasti bangga”
Namun tidak untukku... bagaimana jika 17000 orang tahu hubunganku dengan SungMin? “aku pasti akan di bunuh”
“ng?” MiKyung memadangku bingung “siapa yang ingin di bunuh?”
“aa,,emm.. annio~!” aku tepuk pelan pundaknya “aku hanya berhayal”
“JaeMa~ya!” wajah garangnya mulai terlihat lagi “aku tak bisa di bohongi olehmu” tangannya siap memegang garpu makan “katakan,atau benda ini akan menancap di kepalamu”
“akh..Eonnie~!” aku mulai takut “kejamnya kau”
“cepat katakan~~~!!” MiKyung mulai meninggikan garpunya
“ne,” sentakku..bagai mana ini? biar ku jelaskan maupun tidak..nantinya benda itu pasti akan menancap di kepalaku “hhiieeefff..akan ku jelaskan semuanya”
“bagus” MiKyung meletakan garpunya kembali “cepat ceritakan..”
“kau tahu teman laki-lakiku saat SMA yang pernah ku ceritakan padamu” aku berusaha untuk bersikap sewajarnya,tapi aku yakin dia pasti akan benar benar menancapkan garpunya ke’kepalaku “dia~~ eum,,ddi....dia menjadi kekasihku sekarang”
“lalu?” MiKyung masih tak paham dengan ceritaku “mengapa kau bilang,kau ingin di bunuh?” wajahnya makin telihat bingung.. akh~! Aku benci melihatnya begini
“kau tahu siapa namanya kan?” tubuhku makin bergetar...~~ AIGO,,bunuh saja aku!!!
“bukankah namanya umin? lalu?” aauugghhh~!! Bodohnya...
“ya itu dia..” pandanganku berputar mencari ide “pasti memalukan sekali kan aku punya pacar bernama umin.hahaha...” aku tertawa pelan
“tidak lucu”sentak MiKyung “ceritakan atau aku akan mencari kekasihmu dan memutuskan hubungannya denganmu”
“heh?” ku picingkan mata kiriku “bagaimana bisa hubunganku di putus oleh orang lain??” ku lipat kedua tanganku dan terus memandang sangar ke arahnya “aku yang menjalani hubungan ini,kenapa kau,sebagai orang asing ingin mempersulitnya”
“kau tahu kan,aku ini loyal,jika aku tak suka aku akan lakuakan apapun yang membuat hal itu sebagai lelucon memalukan” tutur wanita yang lebih senior dariku
“kau tidak terlihat loyal di depanku” jawabku asal “kau lebih terlihat sebagai perusak”senyumku sengit
“aissshh~! Cepat katakan siapa namja itu...” mi kyung menggertak keras,membuat meja di dalam ruangan sedikit bergetar
“aem.. dia sungmin,lee sungmin member of super junior” aku tertunduk kaku
“apa? kau memacarinya?” perlahan mikyung tertawa..
“kenapa kau tertawa?” aku memandaginya sedikit tak paham
“bodoh~!” mikyung menjitak kepalaku pelan “jika kau pacari sungmin,besar kemungkinan aku bisa memacari kyuhyun.. kkyyaa~!!” ucapnya girang sambil mengangkat kedua tangannya ke atas
“apa kyuhyun mau mendampingi yeoja macam kau?” tanyaku,membuatnya sedikit kesal “jika ia,kau hanya di jadikan sesuatu yang menarik untuk di mainkan,eeeuumm...kurang lebih seperti game miliknya”
“lupakan~!” gertaknya “lalu bagaimana kau bisa bertemu dengannya.. bukankah pekerjaanya sangat sibuk?”
“entahlah,tadi pagi ia menelfonku dan mengajakku bertemu” perlahan wajah mikyung seolah berubah menjadi wajah sungmin “kau tahu,aku bagai tenggelam dalam mimpi” aku tersenyum halus
“heh~! Cinta standar..” mikyung kembali sibuk dengan laptopnya “ku rasa kau dengan sungmin tak’kan bertahan lama” tuturnya
“aigo~!”wajahku berganti garang “kau tak pernah merasakan bagaimana rasanya di pukul tombak ya?”
“memang belum” ucapannya kembali mebuatku jengkel
________
@dorm 11
“is the best day ever~!!” suaranya hampir mirip dengan kartun yang biasa ia tonton pada pagi hari “is the best day ever~~!!” sungmin bernyanyi makin nyaring
“hyung~ah!” ryeowook memukul kepala sungmin dengan sendok sayur “kau ini kenapa? Apa ada sesuatu yang menyangkut di otakmu?”
“annio~” sungmin kembali ke alam sadarnya “aku hanya sedikit senang hari ini
“heh... namja yang aneh” timpal ryeowook meninggalkan sungmin
“aku salah ya?” sungmin tetap berdiam diri di dapur
>>>>>>>>>>>>>>See you at the next PART<<<<<<<<<<<<<
Lee HyukJae : Super Junior Member
Park JaeMa : ELF member
Jang Mi kyung : ELF member/jaemma chingu
ELF : Super Junior fanbase
Super Junior : boy band
genre: romance & friendship
author: Lylo ^^
****************************************************************
Sungmin pov
@babtol’s cafe
Ku jentikan jari-jariku pada muka meja,berharap dia akan secepatnya datang
Tiap detik berganti,ku periksa ponselku.. berharap ada kabar dari gadis itu.
Gadis yang sejak dulu ku tunggu,gadis yang selalu tersenyum manis di hadapanku,
Gadis perebut hatiku... ^w^
“SungMin~ah!!” sesosok putri hawa,menghampiriku dengan senyum manisnya.
Rambut yang sengaja di buat ikal di hiasi pita merah muda. “mianhae,sebelumnya aku harus ke gere~”
“aku tahu,”aku tersenyum kecil “itu yang membuat mu spesial di mataku”
“ng?” ia memandangku bingung
“duduklah,” seperti biasa,ku pasangkan wajah aegyoku di hadapan para gadis
“itu tak dapat membuatku meleleh” gadis di hadapanku tersenyum simpul
“biasanya para gadis meyukai itu” ku balas senyum manisnya “kau ingin pesan apa?”
Tanyaku sambil menyodorkan buku menu
“aku sudah makan di dalam apartemenku” JaeMa mendorong buku menunya kembali ke hadapanku... fieuff,,gadis itu masih terlihat anggun saat terakhir kalinya aku meninggalkan bangku SMA
“SungMin~ah!” panggilnya
“ne?” jantungku makin berdetak tak karuan saat ia memanggil namaku
“sebenarnya untuk apa kau mengajakku ke lestoran ini?” JaeMa mengerti jika makanan di tempat ini sangat mahal,di tambah lagi ia juga mengerti jika aku bukanlah SungMin yang dulu.. SungMin yang bebas pergi bersamanya
“kenapa? Apa kau tak nyaman berada di sini?” tanyaku tanpa memandangnya
“anni,tapi kurasa ada hal yang ingin kau katakan..” wajahnya mulai mendakati pandanganku “jika tidak,kau tak akan mungkin membuang waktumu karna hanya ingin mengucapkan beberapa patah kata” JaeMa kembali tersenyum “apa ada sesuatu yang bisa ku bantu?
“eum.. biar ku luruskan semuanya” tanganku menarik tangannya,membiarkan dia duduk di sampingku “ehm,,sa~saranghae”
“mii..minni~ah!”wajahnya berubah datar “apa yang barusan kau katakan”
“apa aku salah?” pandanganku berpaling darinya “aku ini laki-laki,apa aku tak boleh untuk di cintai dan mencintai?”
“bu..bukan...bukan itu,tapi kenapa kau memilih aku?” gadis itu menunduk kaku “aku tak pantas memiliki hatimu”
“justru kau yang paling pantas memiliki hatiku,” perlahan kupegang tangannya “jadilah miliku” ucapku memohon
“eum..” gadis itu menuduk pelan “aku lebih pantas jadi sahabatmu”
Aku berusaha mendesak,mendesak agar ia mengakui perasaannya“ini ucapanku yang terakhir,jika kau menolak aku akan pergi dari kehidupanmu” perlahan tanganku menggapai tangan JaeMa dan menempatkannya di dadaku “saranghae JaeMa~ya!”
JaeMa melepaskan peganganku,, ia bangkit dan meninggalkan aku dari meja makan,perlahan aku menunduk dan mencoba meratapi kegagalan cintaku untuk kesekian kalinya.. “bodohnya aku~!”
aku mendengar langkah kaki itu kembali,akh... aku rasa itu hanya hayalan semu,
bagaimana mungkin dia bisa memaafkan kata-kata konyolku barusan... dengan cepat aku dapat merasakan pelukan hangat,entah siapa ini.. tapi ku rasa ini,ini gadisku,dengan anggunnya ia melepaskan pelukannya,wajahnya yang penuh goresan make up mendekat ke daun telingaku,dan mengucapkan sesuatu kata yang terindah yang pernah ku dengar dalam hidupku “I Love You” ^v^
_____
Author pov
A fiew moment a go
@sungmin school’s
SungMin menyandarkan tubuhnya pada dinding ruangan kelas,mencoba mengeluarkan sisa tenaganya dengan meninju lantai di dekatnya
“SungMin~ah!!” JaeMa yang sejak tadi memcari SungMin menemukan namja itu terlihat lusuh dengan penuh keringat di wajahnya
“apa aku sehina itu,” pandangannya menatap penuh ke arah JaeMa “aku memang tidak setampan dirinya,aku tidak sekaya dirinya,ak~” ucapan SungMin terpotong saat JaeMa mendekap tubuhnya.
“dia yang tak pantas mendapatkanmu” dengan lancar kata itu meluncur dari mulutnya..
SungMin yang mendengar ucapan gadis itu terdiam dan hanya terseguk
“suatu saat nanti gadis itu akan menyesali semuanya” JaeMa makin mengeratkan pelukannya.mendengar perkataan JaeMa membuat SungMin mersakan kelegaan di hatinya,dengan tenaga yang mulai terkuras habis SungMin berhasil membalas pelukan JaeMa
_____
Park jae ma pov
Aku berjalan lunglai kedalam apartemen.merebahkan badanku pada sofa mungil di sudut ruangan.berkali-kali aku memaksakan mata ini untuk terpejam,namun sulit rasanya mengatur organ ini.
Ddrrrrttt~!!
Ponselku bergetar pelan
From: Mi Kyung Eonnie
Saeng,kau benar-benar datang kan?
Cepatlah,aku menunggumu...
“ahh~!!” ku pukul kepalaku “aku lupa...” aku bangkit dari sofa dan berlari menuju kamar mandi
*****
@beer zone
“Eonnie~!!” sapaku pada wanita berumur 23 tahun,yang sangat mengagumi KyuHae
“akh... kenapa kau lama sekali” seseorang di depanku memasang wajah garang sambil membuka laptop miliknya “aku memikirkan project ini semalam”
aku melangkah mendekatinya “project apa?” ucapku penasaran
“semalam aku membuat beberapa lagu untuk para elf,” ia menyampingkan laptopnya, agar aku mudah melihat layar pada laptop “kau boleh memilih lagu yang paling kau suka”
“Eon,ini untuk apa?” tanyaku bingung
“ingatkah dua minggu lagi mereka akan konser di NohWon” MiKyung memamerkan tiket super show 3,dan aku hanya mengangguk di buatnya “aku berharap elf akan menyanyikan lagu untuk mereka”ia kembali memandangku dengan nanar bahagianya
“woaa.. Eon~! idemu bagus” aku tersenyum manis “siapa yang akan menyanyikan lagunya?”
“semua elf yang berada di dalamnya” MiKyung membalas senyumanku “aku ingin tahu,apa jadinya jika 17000 orang bernyanyi untuk mereka,,” aku dapat melihat wajahnya berbinar-binar sekarang “mereka pasti bangga”
Namun tidak untukku... bagaimana jika 17000 orang tahu hubunganku dengan SungMin? “aku pasti akan di bunuh”
“ng?” MiKyung memadangku bingung “siapa yang ingin di bunuh?”
“aa,,emm.. annio~!” aku tepuk pelan pundaknya “aku hanya berhayal”
“JaeMa~ya!” wajah garangnya mulai terlihat lagi “aku tak bisa di bohongi olehmu” tangannya siap memegang garpu makan “katakan,atau benda ini akan menancap di kepalamu”
“akh..Eonnie~!” aku mulai takut “kejamnya kau”
“cepat katakan~~~!!” MiKyung mulai meninggikan garpunya
“ne,” sentakku..bagai mana ini? biar ku jelaskan maupun tidak..nantinya benda itu pasti akan menancap di kepalaku “hhiieeefff..akan ku jelaskan semuanya”
“bagus” MiKyung meletakan garpunya kembali “cepat ceritakan..”
“kau tahu teman laki-lakiku saat SMA yang pernah ku ceritakan padamu” aku berusaha untuk bersikap sewajarnya,tapi aku yakin dia pasti akan benar benar menancapkan garpunya ke’kepalaku “dia~~ eum,,ddi....dia menjadi kekasihku sekarang”
“lalu?” MiKyung masih tak paham dengan ceritaku “mengapa kau bilang,kau ingin di bunuh?” wajahnya makin telihat bingung.. akh~! Aku benci melihatnya begini
“kau tahu siapa namanya kan?” tubuhku makin bergetar...~~ AIGO,,bunuh saja aku!!!
“bukankah namanya umin? lalu?” aauugghhh~!! Bodohnya...
“ya itu dia..” pandanganku berputar mencari ide “pasti memalukan sekali kan aku punya pacar bernama umin.hahaha...” aku tertawa pelan
“tidak lucu”sentak MiKyung “ceritakan atau aku akan mencari kekasihmu dan memutuskan hubungannya denganmu”
“heh?” ku picingkan mata kiriku “bagaimana bisa hubunganku di putus oleh orang lain??” ku lipat kedua tanganku dan terus memandang sangar ke arahnya “aku yang menjalani hubungan ini,kenapa kau,sebagai orang asing ingin mempersulitnya”
“kau tahu kan,aku ini loyal,jika aku tak suka aku akan lakuakan apapun yang membuat hal itu sebagai lelucon memalukan” tutur wanita yang lebih senior dariku
“kau tidak terlihat loyal di depanku” jawabku asal “kau lebih terlihat sebagai perusak”senyumku sengit
“aissshh~! Cepat katakan siapa namja itu...” mi kyung menggertak keras,membuat meja di dalam ruangan sedikit bergetar
“aem.. dia sungmin,lee sungmin member of super junior” aku tertunduk kaku
“apa? kau memacarinya?” perlahan mikyung tertawa..
“kenapa kau tertawa?” aku memandaginya sedikit tak paham
“bodoh~!” mikyung menjitak kepalaku pelan “jika kau pacari sungmin,besar kemungkinan aku bisa memacari kyuhyun.. kkyyaa~!!” ucapnya girang sambil mengangkat kedua tangannya ke atas
“apa kyuhyun mau mendampingi yeoja macam kau?” tanyaku,membuatnya sedikit kesal “jika ia,kau hanya di jadikan sesuatu yang menarik untuk di mainkan,eeeuumm...kurang lebih seperti game miliknya”
“lupakan~!” gertaknya “lalu bagaimana kau bisa bertemu dengannya.. bukankah pekerjaanya sangat sibuk?”
“entahlah,tadi pagi ia menelfonku dan mengajakku bertemu” perlahan wajah mikyung seolah berubah menjadi wajah sungmin “kau tahu,aku bagai tenggelam dalam mimpi” aku tersenyum halus
“heh~! Cinta standar..” mikyung kembali sibuk dengan laptopnya “ku rasa kau dengan sungmin tak’kan bertahan lama” tuturnya
“aigo~!”wajahku berganti garang “kau tak pernah merasakan bagaimana rasanya di pukul tombak ya?”
“memang belum” ucapannya kembali mebuatku jengkel
________
@dorm 11
“is the best day ever~!!” suaranya hampir mirip dengan kartun yang biasa ia tonton pada pagi hari “is the best day ever~~!!” sungmin bernyanyi makin nyaring
“hyung~ah!” ryeowook memukul kepala sungmin dengan sendok sayur “kau ini kenapa? Apa ada sesuatu yang menyangkut di otakmu?”
“annio~” sungmin kembali ke alam sadarnya “aku hanya sedikit senang hari ini
“heh... namja yang aneh” timpal ryeowook meninggalkan sungmin
“aku salah ya?” sungmin tetap berdiam diri di dapur
>>>>>>>>>>>>>>See you at the next PART<<<<<<<<<<<<<



0 comment:
Posting Komentar